Teknologi Neural Lace Dalam 10 Tahun Semua Manusia Bisa Telepati

Perkembangan teknologi dalam satu dekade terakhir menjadi titik balik perjalanan globalisasi dalam melenggang di dunia ini. Dengan segala fitur yang memanjakan setiap insan dalam mencapai dan mengerjakan segala tugas yang diberikan, membuat semua hal terasa lebih mudah.

Kita tak perlu membakar banyak kalori untuk menambah kalori(membeli makan), dengan goyangan jempol dan bantuan aplikasi makanan akan menghampiri kita dengan cepat.

Selain itu, banyak aspek yang terpengaruh dengan adanya teknologi saat ini. Perkembangannya sangat tidak logis bahkan tak terpikir dengan pikiran yang normal, salah satunya yang ingin dibahas disini adalah NEURAL LACE, sebuah buah pikir para ilmuwan di dunia, salah satunya adalah Elon Musk, yang berinvestasi dalam pengembangan teknologi ini.

Sebenarnya, apa sih NEURAL LACE itu?, jawabannya simple dan tidak muluk-muluk. NEURAL LACE secara garis besar adalah sebuah teknologi untuk menyambungkan pikiran manusia melalui otak ke dalam device komputer yang kita miliki, dengan menanamkan electrode ke dalam otak kecil yang mungkin suatu hari nanti kita dapat mengunggah dan men-download semua data yang kita inginkan sehingga otak manusia sudah bisa bekerja seperti komputer yang mana kita tak perlu mengingat segala hal melainkan sama seperti tombol search yang ada di google.

Banyak sekali kemungkinan yang akan kita nikmati dengan munculnya teknologi yang luar biasa ini. Seperti contoh, kita dapat berhubungan dengan komputer yang kita miliki dengan cara yang ajaib yaitu dengan telepati, dengan kejapan mata dan sedikit konsentrasi pikiran kita telah terhubung dengan komputer yang ada.

Teknologi seperti ini diperkirakan akan tertanam dalam otak kita 10 sampai 15 tahun yang akan datang. Dengan segala keuntungan yang ditawarkan tenologi NEURAL LACE akan membuat duni akan terlihat praktis, kalau globalisasi saat ini memiliki sebutan Dunia Dalam Genggaman, mungkin ketika teknologi ini direalisasikan globalisasi akan memiliki sebutan baru yaitu Dunia Dalam Pikiran.

Nanti kita tidak perlu repot-repot lagi kalau ingin pulang sekolah, kuliah, atau kantor, kita dapat melakukan telepati kepada abang-abang ojek online yang dekat dengan lokasi kita. Selain itu para mahasiswa tak perlu repot-repot lagi mengulang mata kuliah, karena semua buku pelajaran, jurnal, dan artikel sudah ter-download di dalam otak mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *